Pilih Laman

Bahaya Mengintai di Balik Pengharum Ruangan

 

RUANGAN pengap, bau tak sedap, dan terasa sesak, pastinya jalan satu-satunya diberi pengharum. Tapi tahukan Anda jika pengharum ruangan menimbulkan dampak tidak baik untuk kesehatan? Pengharum ruangan bisa meracuni udara yang kita hirup! Tak percaya? Kita lihat kebenarannya.

 

Written by Fitryan G.Dennis

 Di pasaran memang banyak dijual berbagai macam jenis pengharum ruangan. Mulai dari yang berbentuk padat, cair, gel, sampai bentuk semprotan. Cara penggunaannya pun bermacam-macam, ada yang digantung atau diletakan begitu saja di muka AC maupun kipas angin.

Bahaya pengharum ruangan umumnya tergantung pada jenis/bentuknya maupun pewangi dan komponen-komponen kimia aktif yang terkandung di dalamnya. Disamping tentunya faktor pengaruh lain seperti jalur paparannya.

 

Tapi apakah selama ini kita sadar, bahwa pengunaan pengharum ruangan juga bisa meracuni udara yang kita hirup?

 Dari segi bentuk, sediaan yang mudah menguap (aerosol) lebih berisiko bagi tubuh, terutama jika terjadi kontak langsung melalui sistem pernapasan. Namun demikian kontak yang terjadi melalui kulit pun bukan tak berisiko mengingat zat pewangi akan begitu mudah memasuki tubuh.

Di lansir dari American Journal of Respiratory and Critical Care Medicine yang menyebutkan, peggunaan pengharum ruangan dalam bentuk semprotan sangat meningkatkan resiko serangan asma.

Riset yang dilakukan Natural Resources Defense Council (NRDC) Amerika Serikat mengungkapkan, bahwa pengharum ruangan yang berbahan sintesis justru mengandung bahan kimia berbahaya

.

Untuk membuktikan kebenarannya, NRDC melakukan beberapa pengujian pada 14 jenis produk pengharum ruangan, termasuk yang berlabel ‘Terbuat dari bahan alami’. Pada riset tersebut, ternyata ditemukan hampir dari sebagian produk yang mengandung phthalate, yaitu sejenis bahan sintetis yang dapat menyebabkan asma, gangguan pernapasan, ganguan endokrin dan masalah kesehatan lainnya. Produk pengharum ruangan juga sangat berbahaya bagi bayi dan anak-anak.

Seperti diketahui di pasaran ada 2 jenis zat pewangi, yakni berbahan dasar air yang umumnya memiliki kestabilan aroma (wangi) relatif singkat (sekitar 3-5 jam). Itulah mengapa pewangi berbahan dasar air relatif lebih aman bagi kesehatan dibandingkan pewangi berbahan dasar minyak.

Sedangkan pewangi berbahan dasar minyak biasanya menggunakan beberapa bahan pelarut/cairan pembawa, di antaranya isoparafin, diethyl phtalate atau campurannya. Pewangi berbahan dasar minyak lebih tahan lama sehingga harga jualnya bisa lebih mahal.

 

 Sementara jenis pewangi yang disemprotkan umumnya mengandung isobutane, n-butane, propane atau campurannya.

Untuk bentuk gel disertai kandungan bahan gum. Adapun zat aktif aroma bentuk ini umumnya berupa campuran zat pewangi, seperti limonene, benzyl acetate, linalool, citronellol, ocimene, dan sebagainya.

Sayangnya, baru sekitar 80% zat pewangi belum teruji keamanannya terhadap manusia. Di sinilah kewaspadaan konsumen betul-betul dituntut. Ada pun pewangi yang sudah dilarang The International Fragrance Association (IFRA) di antaranya pewangi yang mengandung musk ambrette, geranyl nitrile, dan 7-methyl coumarin.

 

Pada prinsipnya semua zat pewangi tersebut berisiko terhadap kesehatan. Terutama pada mereka yang berada pada kondisi rentan, seperti : ibu hamil, bayi, dan anak, ataupun orang yang sangat sensitif terhadap zat-zat pewangi.

  Sedangkan yang berbentuk gel dilarang bila mengandung zat-zat pengawet yang berbahaya bagi kesehatan, seperti formaldehyde dan  methylchloroisothiozilinone.

Jadi, tidak semua pewangi memberi efek negatif bagi kesehatan. Artinya, kita masih bisa menggunakan pewangi yang beredar di pasaran. Namun, tetap diwaspadai! (dari berbagai sumber)

Produk pewangi ada yang alami dan ada yang buatan. Beberapa contoh pewangi alami adalah berbagai macam bunga dan buah-buahan segar. Pada zaman dahulu pewangi dibuat dengan penyulingan dari tumbuh-tumbuhan asli dan agak sulit didapatkan. Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, pewangi menjadi sangat mudah diperoleh. Pewangi tidak dibuat dengan tumbuh-tumbuhan alami, namun cukup dibuat dari sintesa senyawa-senyawa kimia.

 

ESTIMASI PENCEMARANPRODUK PENGHILANG BAU

BERBENTUK CAIRAN KIMIA

  • MISALNYA SEBUAH KOTA DENGAN 2JT UNIT RUMAH
  • 1 RUMAH MENGGUNAKAN 50 CC PEMBERSIH SETIAP HARI, SEANDAINYA JUMLAH RUMAH ADALAH 2JT UNIT, MAKA :

SETIAP HARI DIGUNAKAN 2.000.000 X 50 CC = 100.000.000 CC = 100.000 LITER DAN SETIAP BULAN : 30 X 100.000 LITER = 3000.000 LITER  IDENTIK DENGAN 600 MOBIL TANKI @ 5000 LITER ,

MASIH DITAMBAH DARI:

  • RUMAH SAKIT, INSTANSI, DAN LAIN – LAIN
  • MASUK SALURAN KOTA – SUNGAI KEMUDIAN KE LAUT / PENCEMARAN PANTAI.

BIO-L

– PENGURAI LIMBAH ORGANIK
– PENGURAS WC TANPA SEDOT

Bio-L merupakan Pengurai Limbah Organik, kuras WC tanpa sedot dan Penghilang bau. Berbentuk serbuk / Powder. Mengandung Prebiotik dan Probiotik untuk mengurai semua jenis limbah.

Baca Selengkapnya …

Kemasan : 1 Kg
Harga       : Rp. 115.000,-

Kode Discount 30% : chs19
Harga setelah Dicount  :

Rp. 80.500,-

BIO Pe'B

PENGHILANG BAU SERBAGUNA

Menghilangkan bau Ompol, Bau kamar mandi & Toilet, Bau Kulkas, Bau kaki & Sepatu, Bau Amis, Bau Sumur, Bau sampah, Bau bangkai, Bau tidak sedap dari Dapur Rumah Makan atau Restaurant, dan semua bau Organik lainnya.

Baca Selengkapnya …

Kemasan : 230 gram
Harga       : Rp. 65.000,-

Kode Discount 30% : chs19
Harga setelah Dicount  :

Rp. 45.500,-

BIO PET

MENJAGA KESEHATAN HEWAN PIARAAN

Menjaga kesehatan tubuh dan kulit dari hewan piaraan anda. Menjaga kesehatan dan menghilangkan bau dan bakteri jahat pada kandang dan tempat makan dari pada hewan kesayangan anda.

Baca Selengkapnya …

Kemasan : 200 gram
Harga       : Rp. 65.000,-

Kode Discount 30% : chs19
Harga setelah Dicount  :

Rp. 45.500,-